5 Strategi Blue Bird Bertahan di Era Digitalisasi Transportasi

5 Strategi Blue Bird Bertahan

Perkembangan digitalisasi transportasi yang sangat dinamis, ternyata tidak membuat perusahaan taksi Blue Bird tumbang loh Sobat MBN!

Tentu, kita tahu bahwa hal ini tidak mudah melihat Blue Bird sendiri terkenal dengan image perusahaan transportasi yang konvensional. 

Namun menariknya, perusahaan ini mampu tetap bertahan melewati segala tantangan sehingga mampu beradaptasi dengan segala perkembangan digital nya. 

Lantas,  apa saja langkah yang diambil oleh perusahaan taksi biru ini untuk tetap eksis? lihat penjelasanya di bawah ini!

Mengenal Lebih Dekat Perusahaan Blue Bird

Mengenal lebih dekat dengan Blue bird
www.suara.com

Blue Bird Group adalah sebuah perusahaan transportasi terkemuka di Indonesia yang memberikan berbagai layanan jasa transportasi.

Didirikan pada tahun 1972, sekarang ini Blue Bird berhasil mencetak pendapatan bersih senilai Rp 3,59 triliun sepanjang 2022 yang mana pendapatan ini melonjak senilai 62% dari total pendapatannya di tahun 2021. 

Blue Bird saat ini telah melayani lebih dari 8,5 juta penumpang setiap bulannya dengan 26.000 armada yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia.

Strategi Inovasi Tak Biasa Blue Bird Dalam Menghadapi Kompetitornya

Strategi Inovasi Tak Biasa Blue Bird Dalam Menghadapi Kompetitornya
www.industry.co.id

Berikut 5 strategi yang dilakukan PT Blue Bird untuk mempertahankan eksistensinya:

1. Kompetitor Jadi Partner

Mungkin banyak orang yang gak sadar kalo sejak 2014, posisi Blue Bird ini sangat terancam dari menjamurnya keberadaan berbagai transportasi online

Apalagi, penawaran tarif yang lebih murah dan mudah mendorong masyarakat beralih menggunakan mode transportasi online seperti Grab, Gojek, Uber, dan lain-lain. 

Namun yang menarik, perusahaan ini melakukan tindakan yang tak terduga dengan menjalin kolaborasi bersama salah satu kompetitornya, yaitu Gojek untuk bekerja sama dalam proyek yang dicetuskan dengan hadirnya Go Blue Bird.

2. Layanan Armada Khusus Untuk Difabel

Blue Bird telah berhasil mengimplementasikan inovasi dengan meluncurkan layanan armada taksi khusus untuk difabel pertama di Indonesia yang dikenal dengan nama Lifecare Vehicle Taksi. 

Dalam memenuhi kebutuhan transportasi bagi difabel, Blue Bird menunjukkan komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan yang inklusif dan mengedepankan nilai-nilai sosial.

Langkah ini tidak hanya memperluas segmen pasar Blue Bird, tetapi juga memperkuat citra perusahaan sebagai perusahaan yang peduli terhadap kebutuhan masyarakat yang beragam.

3. Melakukan Digitalisasi Dengan Menciptakan Aplikasi

Blue Bird telah berhasil beradaptasi dengan perubahan zaman dengan meluncurkan aplikasi mobile yang memudahkan pelanggan untuk memesan taksi secara online.

Langkah ini merupakan upaya Blue Bird untuk terus mengikuti perkembangan teknologi dan memenuhi harapan pelanggan yang semakin mengandalkan kepraktisan dan kemudahan dalam bertransaksi.

Dengan adanya aplikasi, pelanggan dapat dengan mudah memesan taksi, melacak perjalanan, dan melakukan pembayaran secara digital.

4. Menghadirkan Mobil Listrik Sebagai Armada Terbaru

Sebagai respons terhadap kebutuhan akan transportasi yang ramah lingkungan, Blue Bird telah memperkenalkan mobil listrik menjadi armada terbarunya yang dikenal dengan nama Silverbird Tesla. 

Melalui langkah ini, Blue Bird tidak hanya memberikan alternatif transportasi yang lebih berkelanjutan, tetapi juga berperan dalam meminimalisir dampak negatif terhadap lingkungan.

Perusahaan ini mengambil langkah progresif ini untuk tetap relevan di era di mana isu-isu lingkungan semakin penting dalam kesadaran masyarakat.

5. Genjot Pendapatan di Luar Layanan Taksi

Blue Bird juga melakukan diversifikasi pendapatan dengan mengembangkan bisnis di luar layanan taksi. 

Perusahaan burung biru ini juga telah mengembangkan berbagai jenis layanannya mulai dari: 

  • Taksi eksekutif (Silver Bird)
  • Layanan limousine dan rental mobil (Golden Bird)
  • Bus carter (Big Bird)
  • Jasa pengiriman logistik (Iron Bird Logistic)
  • Properti (Holiday Resort Lombok & Pusaka Bumi Mutiara)
  • Layanan pendukung lainnya seperti:  (Hermis Consulting-IT SAP, Pusaka Integrasi Mandiri-EDC, Pusaka GPS, Pusaka Buana Utama-SPBU)

Keberhasilan Blue Bird dalam mengimplementasikan strategi-strategi ini memberikan pelajaran berharga bagi bisnis lain yang ingin bertahan dan berkembang di era digital yang kompetitif.

Nah, Sobat MBN udah tau dong kenapa Blue Bird bisa tetap jaya hingga sekarang ini?

Untuk itu, temukan beragam tips bisnis menarik lainnya secara eksklusif di  MBN Consulting ya!