Black Campaign pada Bisnis AMDK dan Cara Menghadapi Persaingan Bisnis Tidak Sehat

ilustrasi air minum dalam kemasan dan black campaign pada bisnis AMDK

Salah satu merek market leader pada Industri persaingan pada pasar Air Minum Dalam Kemasan diduga melakukan black campaign pada bisnis dalam menghadapi persaingan mereka dengan kompetitor.

Sekarang, persaingan ini terhitung memasuki babak baru setelah sebelumnya bermasalah pada tahun 2016 dan 2017 lalu. Kompetisi bisnis AMDK kembali memanas karena dilakukan secara masif dilakukan melalui media massa, media sosial, hingga melalui influencers marketing. 

Adanya kampanye yang mendiskreditkan satu merek namun memuji merek lainnya ini pun, ternyata menarik perhatian masyarakat.

Persaingan Bisnis Tidak Sehat antara Bisnis AMDK

penjualan dan kompetisi bisnis AMDK (www.freepik.com/rawpixel.com)

Persaingan pasar antara market leader AMDK dengan salah satu kompetitornya sudah dimulai sejak 2016 lalu. Salah satu market leader diduga melarang star outlet mereka untuk ikut menjual produk dari AMDK kompetitor.

Hal ini berbuntut pada persidangan yang dilakukan pada akhir 2017 dan market leader AMDK diputus bersalah karena telah melakukan persaingan bisnis tidak sehat dengan kompetitor. 

Baru-baru ini, perseteruan antara dua merek bisnis AMDK ini kembali mencuat setelah beberapa konten di media massa, media sosial, dan influencers marketing mengenai kampanye salah satu brand AMDK mendapat perhatian publik. 

Konten-konten tersebut diduga terlihat sangat jelas menjatuhkan merek lain dan berkonotasi negatif. Sebagai market leader pada perusahaan bisnis AMDK di Indonesia, tampaknya mulai mengatur strategi black campaign atau kampanye hitam untuk mencegah persaingan dengan kompetitor.

Dari permasalahan di atas, kita dapat belajar dari bagaimana kompetisi bisnis bisa bersaing di industri, bahkan hingga menyalahi beberapa aturan bisnis.

Apa Itu Black Campaign pada Bisnis?

ilustrasi black campaign pada bisnis (www.freepik.com/rawpixel.com)

Istilah black campaign atau kampanye hitam, ternyata tidak hanya bisa dilakukan saat menjelang pemilu. Dalam konteks bisnis dan pemasaran, black campaign juga lazim dilakukan dalam pemasaran digital.

Tujuan dari black campaign pada bisnis adalah untuk menyerang atau menjatuhkan kompetitor bisnis dengan menyebarkan rumor, kebohongan, atau berita negatif di media sosial kepada publik.

Cara ini tentu saja tidak dibenarkan dan menyalahi etika bisnis. Namun, praktik ini ternyata masih marak dilakukan oleh produsen dan pelaku bisnis.

Black campaign sendiri memiliki dampak pada persaingan bisnis tidak sehat antar brand, yang menimbulkan kerugian baik bagi kompetitor maupun publik.

Cara Menghadapi Black Campaign pada Bisnis

black
cara menghadapi black campaign pada bisnis saat kamu menjadi sasarannya (www.freepik.com/cookie_studio)

Jika kamu adalah salah satu pelaku bisnis menjadi sasaran black campaign karena berusaha menjatuhkan bisnismu, sebaiknya kamu mulai waspada. Kamu bisa melakukan beberapa hal berikut untuk menghadapi black campaign.

1. Tetap Bersikap Profesional

Ketika kamu sudah menyadari bahwa kompetitor berusaha menjatuhkan bisnismu dengan menyebarkan rumor negatif, kebohongan, hingga pelanggaran merek dan rahasia dagang, cobalah untuk tetap tenang.

Sebisa mungkin jangan tunjukkan reaksi berlebihan atau tersulut emosi negatif. Jangan sampai gegabah dalam memilih langkah atau strategi selanjutnya.

2. Meningkatkan Kualitas Produk

Jika memang bisnis kamu adalah sasaran black campaign, maka kamu harus bisa membuktikan bahwa tuduhan dan rumor tersebut memang hanya kebohongan semata. 

Respon ini akan lebih dinilai terutama oleh pelanggan. Saat ini, sudah banyak pelanggan yang cerdas dan tidak mudah dibodohi oleh kabar-kabar yang tidak tervalidasi. 

Maka dengan meningkatkan kualitas, bisnis kamu akan semakin dipercaya oleh pelanggan. 

3. Meningkatkan Branding yang Kuat

Saat bisnismu terkena black campaign, salah satu cara efektif yang harus dilakukan dengan serius adalah membangun branding yang lebih kuat. Branding akan bertahan lama dan bermanfaat untuk perkembangan bisnis jangka panjang.

Beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk meningkatkan branding adalah membangun citra, mendapatkan kepercayaan dari konsumen, dan mempertahankan loyalitas mereka. 

4. Membuat Konten Produk Berdasarkan Fakta dan Hasil Riset

Strategi pemasaran melalui media sosial memang sangat efektif dalam membantu memasarkan produk hingga penawaran. 

Ketika kamu terkena dampak buruk dari black campaign, langkah yang bisa dilakukan adalah membuat konten berkualitas yang membantah rumor dengan fakta yang ada. Oleh karena itu, penting untuk memahami kualitas dan pelayanan bisnis kamu sembari melakukan riset terkait hal tersebut.

5. Membuat Konten yang Menarik dan Mudah Dipahami

Ketahui tujuan pembuatan konten terlebih dahulu, apakah kamu ingin meningkatkan penjualan, membangun brand awareness, mengumpulkan feedback dari konsumen, dan sebagainya.

Buatlah konten yang sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai dan target audiens kamu. Pastikan konten mudah dipahami dan menulis kalimat call to action yang jelas agar audiens dapat bertindak.

6. Menunjuk Influencers yang Tepat

Influencers media sosial adalah salah satu jalan mudah bagi brand untuk mencapai tujuan pemasaran dan branding mereka. 

Mereka adalah key opinion leader yang mampu memengaruhi opini dan pilihan publik terhadap merek. Jadi, pastikan KOL atau influencers yang kamu pilih sesuai dan tepat dengan brand atau bisnis yang dijalankan.

Belajar dari black campaign sebagai persaingan bisnis tidak sehat yang bahkan juga dilakukan oleh brand-brand besar di atas, sebagai salah satu pelaku bisnis, kamu dapat mewaspadai dan memitigasi risiko dari hal tersebut.

Jangan sampai kamu jadi sasaran black campaign kompetitor di bisnismu juga, ya!
Temukan informasi menarik seputar bisnis lainnya hanya di MBN Consulting!