Inilah 3 Contoh Bisnis Yang Bangkrut Dalam Sekejap!

contoh bisnis yang bangkrut

Sobat MBN, kamu tau ga kalo sih kalo bangun bisnis itu bukan suatu hal mudah loh!

Selain ketatnya persaingan, sebuah bisnis dapat berjalan dengan baik kalo memiliki Standar Operasional Prosedur  (SOP) yang jelas. 

Nah, semakin terstruktur dan terperincinya SOP tentu akan berdampak positif loh terhadap efisiensi kegiatan usaha. 

Apalagi, banyak perusahaan besar yang jadi bangkrut gara-gara standar operasional perusahaan yang bermasalah.

Penasaran apa aja perusahaanya? simak penjelasan berikut ini ya!

Inilah Contoh Bisnis Yang Mengalami Kebangkrutan

1. Seven Eleven (7-Eleven)

Seven Eleven
www.idntimes.com

Sobat MBN, pasti diantara kamu udah ga asing dong sama tempat nongkrong ini?

Sejak 2009, convenience store ini sangat populer digandrungi oleh kaum pelajar, mahasiswa, bahkan para pekerja kantoran nih. 

Di bawah naungan PT Modern Sevel Indonesia, tempat ini terkenal banget karena menawarkan berbagai fasilitas dan kenyamanan seperti internet gratis, tempat yang nyaman, dan refil saus snack nya  yang jadi dambaan kaum pelajar nih. 

Namun sayangnya, PT Modern Sevel mendadak mengumumkan penutupan seluruh gerainya di Indonesia pada 30 Juni 2017 yang disebabkan oleh:

 

  • Biaya Operasional Mencekik

Sebelum memulai bisnisnya, 7-Eleven telah melakukan pembayaran sewa tempat untuk jangka waktu 5-10 tahun ke depan, dengan biaya yang telah dibayarkan di muka. 

Selain itu, 7-Eleven juga melakukan renovasi besar-besaran agar sesuai dengan standar 7-Eleven Inc.

Manajemen operasional yang kurang efektif ini menyebabkan perusahaan ini diambang kehancuran. 

 

  • Laporan Keuangan Membengkak

Biaya operasional yang tinggi memberikan dampak buruk terhadap kondisi keuangan Sevel. 

Pada kuartal satu 2016 Seven-7 mengalami kerugian sebesar 447, 9 miliar. 

Sehingga dapat dikatakan laporan keuangan perusahaan ini benar-benar terancam bangkrut.



  • Sistem Operasional Yang Merugikan Perusahaan 

Kamu pasti sering lihat ga si kalo banyak orang di Sevel yang nongkrong berjam-jam tapi cuma beli snack doang?!

Belum lagi, banyak orang yang ngambil saus keju Sevel semaunya padahal cuma jajan ceban doang?!

Pasti diantara kamu yang suka ke Sevel udah ga aneh lagi kan dengan kebiasaan ini?

Nah, sayangnya ketidakjelasan SOP pada setiap outlet Sevel-7 dI Indonesia  ini menyebabkan para pelangganya memanfaatkan berbagai fasilitas yang serba ada.

Sehingga tidak heran, kalo store ini bangkrut karena walaupun selalu ramai pendapatan yang dihasilkan tidak seberapa.

2. Nokia

Nokia
tekno.kompas.com

Siapa sih diantara kamu yang ga kenal Nokia?!

Nokia adalah perusahaan raksasa teknologi yang telah belasan tahun berdiri loh Sobat MBN!

Bahkan selama 14 tahun, Nokia telah memonopoli industri telekomunikasi terutama dengan produk ponselnya yang terkenal di pasaran. 

Sayangnya, perusahaan ini harus gulung tikar dikarenakan beberapa hal: 

  • Tidak Mampu Melakukan Inovasi

Setelah meraih kesuksesan selama bertahun-tahun, Nokia merasa yakin bahwa setiap langkah dan keputusan yang mereka ambil selalu berhasil. 

Mereka puas dengan pencapaian yang telah mereka raih. Namun, mereka mengalami kegagalan dalam merencanakan perkembangan masa depan.

Nokia tidak mampu menghadapi persaingan Apple dan produk lainnya di pasaran, sehingga hal ini menjadi salah satu faktor yang membuat Nokia semakin tertinggal. 

 

  • Standar Operasional Manajemen  Berantakan

Kebangkrutan Nokia tidak hanya disebabkan oleh kurangnya inovasi dalam produk saja nih tetapi juga oleh kurangnya standar operasional yang jelas antara para manajer, serta sifat temperamental dari petinggi Nokia.

Hal ini tercermin ketika Nokia menghadapi persaingan dari produk Apple, yang mana manajer kelas menengah mereka enggan mengakui bahwa sistem operasi Symbian yang dimiliki Nokia jauh kalah mutunya dibandingkan dengan Apple.

Sehingga kesombongan ini menjadi awal mula mengapa perusahaan harus mengalami kebangkrutan.

 

  • Terlalu Terpaku Dengan Keunggulan Hardware 

Nokia memang terkenal dengan keunggulan perangkat kerasnya, 

Namun sayangnya, perusahaan ini kurang memperhatikan betul dengan pengembangan perangkat lunak produknya. 

Sehingga, hal ini juga menjadi  salah satu alasan teknologi nokia semakin hari semakin ketinggalan zaman.

3. Sariwangi Agricultural Estate Agency

Sariwangi Agricultural Estate Agency
www.bengkulutoday.com

Dengan beredarnya berita PT Sariwangi mengalami kebangkrutan, seketika masyarakat terkejut dengan fakta ini.

Namun, apa sebenarnya yang menyebabkan PT Sariwangi Agricultural Estate Agency dinyatakan bangkrut ya?

  • Beban Hutang Yang Menumpuk

Hutang yang dihadapi perusahaan ini mencapai Rp 1,05 triliun. 

Beban hutang yang begitu besar menghambat kelancaran operasional perusahaan dan mempengaruhi kondisi keuangan secara keseluruhan.

  • Persaingan Pasar Yang Tinggi

Faktor lain yang juga berkontribusi terhadap kebangkrutan Sariwangi adalah persaingan yang semakin ketat di industri teh.

Persaingan dari merek-merek teh lainnya menyebabkan perusahaan kesulitan untuk meraih pendapatan yang cukup.

Terlebih lagi, setelah produk teh celup  sariwangi dimiliki oleh Unilever. Produk-produk varian tehnya kurang dilirik di pasaran.

 

  • Sistem Manajemen Yang Buruk

Selain itu, ada juga faktor manajemen yang menjadi permasalahan. 

Kurangnya pengelolaan keuangan yang efektif dan keputusan bisnis yang kurang tepat juga ikut berperan dalam kebangkrutan perusahaan.

Nah, Sobat MBN pasti kamu terkejut kan kok ya bisa banyak perusahaan terkenal tapi tiba-tiba bangkrut ya?!

Tunggu apalagi? Jangan biarkan kejadian buruk menimpa bisnismu! Segera konsultasikan bisnismu dengan MBN Consulting untuk temukan kemudahan dalam berbisnis.