Inkubasi Bisnis IndoStar Ajak Peserta Diskusi Terkait Skema Pembiayaan

Foto bersama peserta inkubasi bisnis IndoStar bersama beberapa panelis diskusi

Rangkaian program inkubasi bisnis IndoStar terus berlangsung. Program ini digagas dan difasilitasi oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI bersama MBN Consulting ini. Panel diskusi pun dilakukan dalam tahapan rangkaian program IndoStar pada Jumat (28/7) lalu.

Panel diskusi tersebut membuka kesempatan bagi peserta untuk mengenal model dan potensi skema pembiayaan oleh investor. Terdapat 50 peserta yang tersebar di 24 negara di dunia dalam program inkubasi bisnis IndoStar ini. Semua peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi untuk mengetahui skema pembiayaan yang nantinya bisa mereka peroleh. 

Peserta IndoStar yang hadir menunjukkan antusiasme selama panel diskusi berlangsung. Terjadi diskusi aktif dua arah antara seluruh peserta dengan sembilan orang panelis. Panelis ini nantinya yang akan membantu pengembangan bisnis kuliner Indonesia di luar negeri dari segi pendanaan.

Para Panelis Hadir Sebagai Calon Investor

Sembilan orang panelis tersebut merupakan sosok penting dari bidang industri bisnis dan kuliner. Mereka adalah Triawan Munaf, selaku Wakil Ketua Umum Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Dari pihak Kemenparekraf, turut hadir Anggara Hayun, selaku Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf RI dan Rizki Handayani, Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf RI..

Hadir pula sosok pakar kuliner William Wirjaatmadja Wongso dan Widjiono Yono Purnomo yang telah berpengalaman selama puluhan tahun di bidang kuliner. Mereka memberikan wawasan baru kepada peserta terkait perjalanan membangun bisnis kuliner secara menyeluruh.

Pada industri bisnis dan perbankan, hadir Prof. Adjie Hoesodo yang merupakan Presiden Direktur PT. Aji Caraka Optima, Felix Susanto yang merupakan Presiden Nasional Junior Chamber International (JCI) Indonesia, Heinrich Vincent selaku CEO dan Founder dari Bizhare.id, dan juga Martinus Trias Hendarko yang merupakan Vice President International Banking & Financial Institution PT. Bank Negara Indonesia Tbk.

Melalui panel diskusi ini, peserta diajak berdialog oleh para panelis selaku calon investor dan lembaga pembiayaan. Pembiayaan ini dibutuhkan bagi bisnis kecil dan menengah yang memiliki potensi agar dapat berkembang dengan baik. 

Peserta Wajib Membuat Proposal Pendanaan

Untuk dapat sampai pada tahap pendanaan oleh investor tersebut, peserta harus terlebih dahulu menyiapkan berkas-berkas mandatori yang wajib dipenuhi. Peserta harus memiliki dan menyusun perencanaan bisnis atau business plan yang jelas dan menarik agar mampu meyakinkan investor. 

Selain business plan, peserta juga harus menunjukkan beberapa dokumen lainnya sebagai syarat yang harus dipenuhi. Dokumen tersebut adalah dokumen legalitas bisnis dan laporan keuangan.

Panel diskusi ini diharapkan menjadi wadah bagi peserta agar mampu menyusun rencana bisnis atau business plan yang menarik. Sehingga, dapat meyakinkan investor untuk meningkatkan perkembangan dan potensi bisnis ke depan.

Baca Juga: Mau Dapat Investor untuk Bisnis? Simak Pentingnya Membuat Business Plan Berikut Ini!